Ketahui Macam-Macam Jenis Pinjaman di Bank Sebelum Mengajukan

Bank merupakan tempat selain untuk menabung dan berinvestasi, juga sebagai tempat untuk memperoleh pinjaman uang. Tidak sedikit orang yang sudah memanfaatkan fungsi bank yang satu ini, yakni sebagai agen peminjaman uang. Nah, perlu Anda ketahui bahwa bank menawarkan banyak sekali jenis pinjaman. Pinjaman-pinjaman tersebut dibagi berdasarkan beberapa kategori untuk memudahkan para nasabah menentukan pilihan yang tepat. Sebelum Anda mengajukan kredit di bank, ada baiknya Anda memahami jenis-jenis pinjaman yang ada.


Pinjaman Berdasarkan Jangka Waktu
Pinjaman berdasarkan jangka waktu dibedakan menjadi 3, yakni pinjaman jangka waktu pendek, menengah, dan panjang. Untuk kredit jangka pendek, biasanya ini diperuntukkan bagi mereka yang memerlukan dana mendadak tetapi tidak seberapa besar jumlahnya dan ia mampu melunasinya dalam waktu kurang dari satu tahun. Contoh kredit jangka pendek adalah kredit untuk modal bisnis atau industri rumah. jadi, jika Anda ingin berniat mendirikan bisnis kecil-kecilan dan membutuhkan dana darurat, bisa mengajukan kredit jangka pendek ini.

Sedangkan untuk kredit yang pelunasannya sedikit lebih lama, disebut kredit jangka menengah. Nasabah memiliki jangka waktu untuk melunasi kreditnya lebih dari setahun namun masih kurang dari 3 tahun. Biasanya, kredit ini dipilih oleh mereka yang ingin berinvestasi kecil-kecilan misalnya membeli mobil atau tempat sewa berupa ruko yang harganya masih lebih rendah dari harga rumah untuk KPR pada umumnya.

Ada juga kredit jangka panjang yang waktu pelunasannya lebih dari tiga tahun. Mereka yang mengajukan kredit ini biasanya memakai uang pinjamannya untuk berinvestasi pada bidang properti, misalnya pembangunan rumah maupun apartemen serta hotel. Jumlah pinjamannya pun juga lebih besar daripada dua kredit sebelumnya.

Pinjaman Berdasarkan Penggunaannya
Adapun pinjaman bank dibagi berdasarkan penggunaannya. Untuk kategori ini, terdapat dua macam pinjaman, yakni yang sifatnya konsumtif dan komersial.

Pinjaman konsumtif ini maksudnya, nasabah tersebut akan menggunakan uang yang dipinjamnya dari bank untuk memenuhi kebutuhan konsumtif sehari-hari, misalnya membeli sepeda motor, mobil, ataupun rekreasi ke luar negeri. Pembayarannya berasal dari pemasukan per bulan nasabah sendiri.

Selain itu, ada juga Kredit Kepemilikan Rumah, kartu kredit, dan kredit multiguna yang termasuk dalam kategori ini. Disebut kredit multiguna karena pinjaman yang didapat oleh nasabah bisa digunakan untuk memenuhi beberapa keperluan konsumtif lainnya. Sebagai jaminan dari kredit konsumtif ini, bank akan meminta sertifikat rumah atau mobil dari sang nasabah yang bersangkutan.

Sedangkan kredit komersial adalah ketika nasabah meminjam uang di bank dan digunakan untuk keperluan bisnis, baik itu berupa memulai usaha baru maupun untuk keperluan pengembangan, seperti promosi, marketing, membeli alat investasi baru, dan sebaginya. Berbeda dari kredit konsumtif yang pembayarannya berasal dari gaji bulanan nasabah, maka kredit komersial ini pembayarannya diambil dari hasil usaha yang sedang dijalankan oleh nasabah. 

Kredit komersial ini meliputi kredit mikro, kredit usaha kecil, dan kredit usaha menengah. Ada juga kredit korporasi yang digunakan untuk membiayai perusahaan tertentu. Besaran jumlah kredit yang diberikan berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing bank.

Pinjaman Berdasarkan Cara Pelunasannya
Berdasarkan cara pelunasannya, pinjaman uang di bank dibedakan menjadi 2, yakni kredit dengan angsuran dan tanpa angsuran. Kredit dengan angsuran ini adalah kredit yang sering kita jumpai pada umumnya, di mana nasabah melunasi uang yang dipinjamnya dengan cara dicicil per bulan hingga jatuh tempo yang diberikan.

Sedangkan kredit tanpa angsuran ini adalah ketika nasabah melunasi pinjamannya secara sekaligus. Ia tidak memerlukan waktu bulanan atau tahunan, jadi ia melunasinya dalam sekali waktu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Biasanya, pihak yang menawarkan cara pelunasan seperti ini adalah Bank Perkreditan Rakyat dan juga koperasi.

Jangan sampai Anda salah memilih pinjaman sehingga manfaatnya kurang bisa Anda rasakan. Pilih pinjaman bank yang menguntungkan untuk usaha maupun pemenuhan kebutuhan sehari-hari Anda. Karena pinjaman ini biasanya pelunasannya dalam jangka waktu lama, maka penting untuk memutuskannya secara cermat. Jika Anda kurang paham, bisa langsung mendatangi petugas customer service untuk mendapatkan pencerahan di sana.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »